Kabar gembira bagi para tenaga medis! Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis 2026. Program ini merupakan kolaborasi strategis antara LPDP dan Kementerian Kesehatan untuk mempercepat pemerataan kualitas layanan kesehatan di Indonesia melalui peningkatan kompetensi dokter spesialis.
Apa itu Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis?
Berbeda dengan beasiswa dokter spesialis reguler, program Fellowship ini dirancang untuk dokter spesialis yang ingin menambah kompetensi spesifik (setara sebagian kurikulum subspesialis). Program ini memiliki durasi studi antara 6 hingga 24 bulan untuk dalam negeri, dan 3 hingga 24 bulan untuk luar negeri.
Bidang Prioritas Utama:
1. Jantung (Kardiovaskular)
2. Stroke (Serebrovaskular)
3. Uronefrologi (Ginjal & Saluran Kemih)
4. Kanker (Onkologi)
Jadwal Pendaftaran Tahun 2026
Tahun ini, LPDP menyediakan tiga gelombang pendaftaran agar para dokter dapat menyesuaikan dengan jadwal
Persyaratan Utama Pelamar
Untuk dapat mendaftar, pastikan Anda memenuhi kriteria berikut:
- Status Profesi: Warga Negara Indonesia (WNI) yang berprofesi sebagai Dokter Spesialis (PNS maupun Non-PNS).
- Dokumen Wajib: Memiliki STR dan SIP Dokter Spesialis yang masih berlaku.
- Usia Maksimal: 35 tahun (per 31 Desember 2026), kecuali bagi pemilik LoA Unconditional yang mengikuti aturan kampus.
- Sertifikat Bahasa : Minimal TOEFL ITP 500, iBT 80, IELTS 5.5, atau PTE 43.
- Surat Rekomendasi: Dari Direktur Rumah Sakit pengusul.
Komponen Dana yang Ditanggung
Beasiswa ini bersifat fully funded (biaya penuh), meliputi:
- Dana Pendidikan: Biaya program fellowship dan tunjangan buku.
- Dana Pendukung: Biaya hidup bulanan, biaya kedatangan (untuk studi >6 bulan), asuransi kesehatan, transportasi, dan visa (untuk luar negeri).
- Dana Darurat: Untuk situasi mendesak sesuai ketentuan LPDP.
Langkah Pendaftaran
- Registrasi Online: Buka laman resmi beasiswalpdp.kemenkeu.go.id.
- Lengkapi Profil: Isi data diri, riwayat pendidikan, dan pengalaman kerja.
- Unggah Dokumen: Pastikan esai rencana kerja dan surat penerimaan dari unit penyelenggara sudah siap.
- Submit: Lakukan submit sebelum batas waktu berakhir untuk mendapatkan kode registrasi.
Catatan Penting: Alumni beasiswa ini wajib mengabdi di rumah sakit pengusul atau jaringan Kemenkes dengan skema masa bakti 2N+1 (dua kali masa studi ditambah satu tahun).
Source : https://lpdp.kemenkeu.go.id/